Menu

Mode Gelap
Hasil Nyata PHC Membuat Petani Kopi Lebih Cepat Panen Prakiraan Cuaca Terbaru Provinsi Lampung Senen 18 mei 2026 PWI Lampung Bersama KONI Lampung Mematangkan Persiapan Penyelenggaraan PORWANAS Di Lampung 2027. 1800 Atlit Taekwondo-Memperebutkan Piala Gubernur Cup.2026 Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Uncategorized · 27 Mei 2026 17:46 WIB ·

Gubernur Lampung Rahmad Mirza djausal terima Hewan Qurban berupa sapi seberat 1,338kg dari Presiden Prabowo


 Gubernur Lampung Rahmad Mirza djausal terima  Hewan Qurban berupa sapi seberat 1,338kg dari Presiden Prabowo Perbesar

Bandar Lampung – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan hewan kurban berupa sapi jenis limousin berbobot jumbo sekitar 1,5 ton kepada Pemerintah Provinsi Lampung, Rabu (27/5/2026).

 

Sapi kurban tersebut diterima langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal usai pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid Raya Al-Bakrie, Bandar Lampung.

 

Penyerahan ini menjadi bagian dari bantuan hewan kurban Presiden yang disalurkan ke seluruh daerah di Indonesia, termasuk 15 kabupaten/kota di Lampung serta pemerintah provinsi.

 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, menjelaskan bahwa bobot sapi bantuan Presiden tahun ini tergolong besar dan merata di berbagai daerah.

 

“Untuk bantuan Presiden, bobot sapi yang disalurkan ke kabupaten/kota rata-rata di atas 1 ton. Hanya di Lampung Utara dan Lampung Timur yang bobotnya di bawah 1 ton, masing-masing sekitar 930 kilogram dan 987 kilogram,” ujar Lili.

 

Ia menyebutkan, sapi kurban untuk tingkat provinsi memiliki bobot mencapai lebih dari 1,1 ton. Sementara sapi yang sebelumnya diserahkan untuk Kota Bandar Lampung juga memiliki bobot sekitar 1 ton lebih.

 

Menariknya, seluruh sapi bantuan Presiden tersebut berasal dari peternak lokal Lampung.

 

“Semua sapi yang didistribusikan merupakan hasil peternak Lampung, tidak ada yang didatangkan dari luar daerah. Bahkan Lampung juga menyuplai sapi ke luar daerah,” jelasnya.

 

Menurut Lili, Lampung memiliki banyak peternak yang mampu membudidayakan sapi dengan bobot besar atau kategori “jumbo”. Bahkan, terdapat komunitas peternak khusus untuk sapi dengan bobot di atas 800 kilogram.

 

Namun demikian, tidak semua peternak mampu memelihara sapi berukuran besar tersebut.

 

“Sapi jumbo ini membutuhkan perawatan khusus dan biasanya ditangani oleh peternak tertentu. Meski begitu, hampir di setiap kabupaten ada, dengan jumlah terbanyak di Lampung Tengah, Lampung Selatan, dan wilayah Metro,” katanya.

 

Jenis sapi yang disalurkan pun beragam, mulai dari limousin, simental, hingga belgian blue, serta persilangan sapi lokal seperti PO dan brahman.

 

Di sisi lain, momentum Idul Adha 2026 juga membawa kabar baik bagi para peternak. Harga sapi mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

 

“Kalau tahun 2025 harga per kilogram berat hidup berkisar Rp58 ribu sampai Rp60 ribu. Tahun 2026 ini naik menjadi sekitar Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram,” ungkap Lili.

 

Kenaikan harga tersebut dinilai menjadi berkah tersendiri bagi peternak, sekaligus bentuk apresiasi atas upaya mereka dalam mengembangkan peternakan sapi, khususnya sapi dengan bobot besar di Lampung.

 

“Momen ini menjadi panen bagi peternak kita. Harapannya, ini bisa terus mendorong pengembangan peternakan sapi di Lampung,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 59 kali

Avatar badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Muli Salma Arsila Siswi SMAN1 Gedung Tataan menorehkan Prestasi

30 Juli 2026 - 08:27 WIB

Ketua Kwarda Pramuka Lampung Buka KPDK 2026

30 Juli 2026 - 08:23 WIB

Menyoroti maraknya Money politik di Pilkades

30 Juli 2026 - 04:08 WIB

Pemprov Lampung dan DPRD Lampung matangkan Penyusunan APBDP 2026.

28 Juli 2026 - 11:14 WIB

Bunda Literasi Lampung Dorong Perpustakaan Menjadi Ruang Rekreasi dan Edukasi keluarga

28 Juli 2026 - 06:54 WIB

SIWO PWI Lampung Tuntaskan Seleksi Cabor Tensi Meja.

27 Juli 2026 - 15:57 WIB

Trending di Uncategorized
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x