Menu

Mode Gelap
Hasil Nyata PHC Membuat Petani Kopi Lebih Cepat Panen Prakiraan Cuaca Terbaru Provinsi Lampung Senen 18 mei 2026 PWI Lampung Bersama KONI Lampung Mematangkan Persiapan Penyelenggaraan PORWANAS Di Lampung 2027. 1800 Atlit Taekwondo-Memperebutkan Piala Gubernur Cup.2026 Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Uncategorized · 25 Jun 2026 03:22 WIB ·

Ikhtiar KAI-RS ABDUL MULUK menyehatkan Warga Disekitar Rel Kereta Api


 Ikhtiar KAI-RS ABDUL MULUK  menyehatkan Warga Disekitar Rel Kereta Api Perbesar

*Sinergi RSUD Abdul Moeloek-KAI: Membawa Asa Sehat Lewat Jalur Rel*

 

*Merajut Kolaborasi Medis di Sepanjang Rel Kereta Api Lampung*

 

*Ikhtiar KAI-RSUD Abdul Moeloek Menyehatkan Warga*

 

 

*BANDAR LAMPUNG* – Deru mesin kereta api di Stasiun Sukamenanti, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Selasa (23/6/2026), membawa pesan berbeda bagi warga sekitar.

 

Bukan sekadar angkutan barang atau penumpang, rangkaian gerbong Rail Clinic milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang hadir sebagai oase kesehatan bagi sekitar 250 warga dan siswa sekolah dasar yang mengantre sejak pagi.

 

Kegiatan bakti sosial ini menjadi tonggak penguatan kerja sama strategis antara PT KAI dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.

 

Kolaborasi ini bertujuan memperluas aksesibilitas medis bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur perkeretaapian.

 

Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, menegaskan pentingnya jemput bola dalam pelayanan kesehatan.

 

Ia menilai kehadiran rumah sakit di atas rel merupakan langkah konkret mendekatkan fasilitas medis ke kantong-kantong pemukiman masyarakat yang sulit menjangkau pusat kota.

 

“Program Rail Clinic sangat baik karena mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Kami mengapresiasi langkah KAI yang secara konsisten menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dan edukasi kesehatan bagi warga,” ujar dr. Imam Ghozali, Rabu (24/6/2026).

 

Dalam kegiatan di Sukamenanti, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menerjunkan tim spesialis, termasuk dokter spesialis obstetri dan ginekologi ( dr. Sarlita indah ,Sp.OG bersama bidan Zanariah, keperawatan, P3IP bersama tim promosi kesehatan.

 

Selain tim dari RSUD tersebut, pelayanan kesehatan juga melibatkan tim medis dari PT KAI Divre IV Tanjungkarang yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan mata, gigi, laboratorium sederhana, hingga penyuluhan kesehatan.

 

Langkah ini memastikan warga tidak hanya mendapatkan pemeriksaan umum, tetapi juga layanan medis yang lebih spesifik.

 

Sinergi ini tidak berhenti pada pemeriksaan rutin. dr. Imam Ghozali memproyeksikan kolaborasi ini akan mencakup tindakan medis yang lebih kompleks di masa depan dengan memanfaatkan fasilitas di dalam rangkaian kereta medis tersebut.

 

“Kita itu memang baru menjalin kerja sama dengan KAI. Oleh karenanya kita men-support tidak hanya ke depan program-program bakti sosial yang biasa, tetapi misalnya untuk operasi amandel yang simpel bisa dikerjakan di situ atau untuk operasi katarak kita bisa kerjakan di situ,” ungkap dr. Imam Ghozali.

 

Selain tindakan bedah minor, dr. Imam juga menyoroti kebutuhan lansia di sekitar rel.

 

“Yang paling menarik itu diadakannya baksos nyeri ya untuk orang-orang lansia yang biasa nyeri pinggang, nyeri lutut begitu. Itu bisa dikerjakan di Rail Clinic untuk meningkatkan akses kesehatan,” tambahnya.

 

Jika pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek telah siap memposisikan diri sebagai rumah sakit rujukan utama.

 

Di sisi lain, Executive Vice President PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, menyatakan bahwa program ini adalah wujud kontribusi positif perusahaan di bidang kesehatan sekaligus mempererat hubungan dengan konstituen di sepanjang jalur rel.

 

Selain layanan kesehatan, KAI menyalurkan dua unit kursi roda, delapan unit kruk, serta puluhan kacamata untuk lansia dan siswa sekolah.

 

Kehadiran Rail Clinic juga menjadi momentum edukasi keselamatan perjalanan kereta api oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).

 

Sinergi ini diharapkan tidak hanya menyehatkan fisik warga, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk menjaga aset dan keselamatan di lingkungan perkeretaapian Lampung.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Avatar badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Muli Salma Arsila Siswi SMAN1 Gedung Tataan menorehkan Prestasi

30 Juli 2026 - 08:27 WIB

Ketua Kwarda Pramuka Lampung Buka KPDK 2026

30 Juli 2026 - 08:23 WIB

Menyoroti maraknya Money politik di Pilkades

30 Juli 2026 - 04:08 WIB

Pemprov Lampung dan DPRD Lampung matangkan Penyusunan APBDP 2026.

28 Juli 2026 - 11:14 WIB

Bunda Literasi Lampung Dorong Perpustakaan Menjadi Ruang Rekreasi dan Edukasi keluarga

28 Juli 2026 - 06:54 WIB

SIWO PWI Lampung Tuntaskan Seleksi Cabor Tensi Meja.

27 Juli 2026 - 15:57 WIB

Trending di Uncategorized
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x