Eratkan Tali Silaturahmi, Forum Pengajian dan Rukun Kematian Sungkay Bunga Mayang Gelar Pengajian Rutin di Kediaman Anggota DPRD Lampung Mikdar Ilyas
Sungkay Post.BANDAR LAMPUNG — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan rutin Forum Pengajian dan Kematian Sungkay Bunga Mayang yang digelar di kediaman H. Mikdar Ilyas, anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi Gerindra, di Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (3/10/2026).
Acara diawali dengan sambutan hangat dari tuan rumah. Dalam penyampaiannya, H. Mikdar Ilyas mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas kehadiran para kerabat, saudara, serta handai taulan yang telah berkenan meluangkan waktu. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk menyimak tausiyah yang akan disampaikan dengan seksama agar menjadi ikhtiar penambah ketakwaan. Di akhir sambutannya, beliau memohon maaf yang sebesar besarnya
jika terdapat kekurangan dalam hal penyambutan maupun hidangan yang disajikan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Forum Sungkay Bunga Mayang, Dayat Lembasi, dalam sambutannya turut menyampaikan imbauan kepada para anggota yang diberikan kelapangan rezeki untuk berkenan menjadi tuan rumah pada kegiatan pengajian berikutnya. Agenda ini sendiri rutin dilaksanakan secara bergilir setiap tiga bulan sekali guna menjaga keberlangsungan tali silaturahmi.
Memasuki acara inti, Ustadz Maulana Isnain hadir memberikan pencerahan rohani. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menghadiri majelis taklim. Menurutnya, momen berkumpul dan makan bersama dalam kebaikan di majelis taklim merupakan cerminan dari kenikmatan di surga kelak. Secara khusus
beliau juga memberikan pesan mendalam kepada para ibu-ibu majelis taklim untuk senantiasa menjaga akidah dan menjauhi penggunaan susuk, karena selain dilarang agama, hal tersebut dapat mempersulit proses sakaratul maut.
Rangkaian kegiatan pengajian ini diakhiri dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama, serta ditutup dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan tersebut.(Ibnu hajar)














