Menu

Mode Gelap
Hasil Nyata PHC Membuat Petani Kopi Lebih Cepat Panen Prakiraan Cuaca Terbaru Provinsi Lampung Senen 18 mei 2026 PWI Lampung Bersama KONI Lampung Mematangkan Persiapan Penyelenggaraan PORWANAS Di Lampung 2027. 1800 Atlit Taekwondo-Memperebutkan Piala Gubernur Cup.2026 Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Uncategorized · 25 Jun 2026 03:39 WIB ·

MOU Kampus dengan Institusi Mengembangkan Sistim Peringatan Dini.


 MOU Kampus dengan Institusi  Mengembangkan Sistim Peringatan Dini. Perbesar

Kalianda, (*) – Belajar dari peristiwa Tsunami Selat Sunda 2018, beberapa lembaga, kampus dan institusi sepakat untuk pengembangan Sistem Peringatan Dini (EWS) berkelanjutan di Desa Maja.

 

Bahkan hal ini diurai dan didiskusikan mendalam oleh Universitas Indonesia Mandiri (UIM), Asian Disaster Preparedness Center (ADPC), Mitra Bentala dan BPBD Lampung Selatan di Kalianda, Rabu (24/06/2026).

 

Kegiatan ini bagian dari Program SPRINT II guna mewujudkan sistem yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan bagi wilayah pesisir rawan bencana.

 

Konsultan ADPC, Supriyanto, menjelaskan lembaganya berfokus pada penguatan ketangguhan bencana di Asia.

 

Di Indonesia, program ini saat ini hanya berjalan di Lampung Selatan bersama Mitra Bentala.

 

“Penguatan kapasitas masyarakat adalah kunci agar mereka memahami risiko dan bertindak cepat saat darurat,” ujarnya.

 

Afif Septian Rinaldi dari Mitra Bentala menyampaikan Desa Maja terdampak langsung tsunami 2018 akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

 

“Dari 1.234 warga, sekitar 225 orang masuk kelompok rentan (lansia, disabilitas, balita, ibu hamil),” kata Afif.

 

Wilayah ini juga menjadi jalur wisata, sehingga kebutuhan EWS semakin mendesak sesuai aspirasi masyarakat, Destana, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana setempat.

 

BPBD Lampung Selatan mendukung inisiatif

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Erwan Fatriansyah serta Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Nurma Suri menegaskan penanggulangan bencana butuh peran bersama pemerintah, lembaga swasta, akademisi, relawan, dan warga.

 

Mereka juga mengimbau laporan kejadian bencana disampaikan lengkap agar respons lebih cepat dan tepat sasaran.

 

Dosen UIM, Ence Sopyan, menekankan pendekatan pentahelix sangat diperlukan. Perguruan tinggi berkontribusi lewat pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

 

“UIM terus mengembangkan Kampus Siaga Bencana; ke depan dapat berkontribusi dalam pengembangan teknologi EWS maupun penyusunan kebijakan yang adaptif,” katanya.

 

Ketua UKM SPAB UIM, Tozzy Guspa Robbi, mengingatkan pelajaran penting dari tsunami 2018: bahaya tidak selalu diawali gempa bumi.

 

Oleh karena itu, EWS berbasis komunitas-komunitas menjadi pelengkap sistem nasional.

 

“Sistem ini dapat memanfaatkan sarana sederhana seperti kentongan, beduk, pengeras suara, atau sinyal cahaya agar dapat menjangkau seluruh warga, termasuk yang tidak mengakses teknologi digital,” jelasnya.

 

Pengembangan EWS di Desa Maja akan melibatkan PT RISE Bandung sebagai pengembang teknologi, yang nantinya terintegrasi dengan Pusdalops BPBD Lampung Selatan.

 

Para pemangku kepentingan sepakat sistem ini tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memperkuat kesiapan masyarakat dan koordinasi antar lembaga.

 

FGD ini diharapkan menjadi contoh praktik baik bagi daerah rawan bencana lainnya.

 

Red

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Avatar badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Muli Salma Arsila Siswi SMAN1 Gedung Tataan menorehkan Prestasi

30 Juli 2026 - 08:27 WIB

Ketua Kwarda Pramuka Lampung Buka KPDK 2026

30 Juli 2026 - 08:23 WIB

Menyoroti maraknya Money politik di Pilkades

30 Juli 2026 - 04:08 WIB

Pemprov Lampung dan DPRD Lampung matangkan Penyusunan APBDP 2026.

28 Juli 2026 - 11:14 WIB

Bunda Literasi Lampung Dorong Perpustakaan Menjadi Ruang Rekreasi dan Edukasi keluarga

28 Juli 2026 - 06:54 WIB

SIWO PWI Lampung Tuntaskan Seleksi Cabor Tensi Meja.

27 Juli 2026 - 15:57 WIB

Trending di Uncategorized
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x