Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Lailatul Qadar Kedaton Berlangsung Khidmat
Sungkay post.
BANDAR LAMPUNG – Masjid Lailatul Qadar, Kedaton, Bandar Lampung menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis (27/8/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh tokoh masyarakat serta jamaah setempat.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Takmir Masjid Lailatul Qadar sekaligus Ketua Pelaksana, Ustadz Ahmad Rosep. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh undangan dan jamaah apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun penataan tempat.
Beliau juga mengajak jamaah untuk menyimak tausiyah yang disampaikan agar dapat memetik hikmah dan makna mendalam dari peringatan Maulid Nabi.
Selanjutnya, sambutan Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dibacakan oleh Bapak Suhendri yang hadir mewakili Camat Kedaton. Melalui amanatnya, Walikota mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai sarana mempererat tali silaturahmi serta wujud rasa syukur atas diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah (suri teladan yang baik). Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula beberapa program prioritas Pemerintah Kota Bandar Lampung, di antaranya:
Program Umrah Gratis: Fasilitas keberangkatan umrah bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.
Bantuan Tempat Ibadah: Hibah rehabilitasi sarana ibadah untuk semua agama di Kota Bandar Lampung.
Operasional Masjid: Pemberian bantuan operasional yang menjangkau 862 masjid.
Peringatan Hari Besar Islam: Dukungan penyelenggaraan kegiatan pada 4 Hari Besar Islam.
Memasuki acara inti, jamaah mendengarkan tausiyah dari penceramah KH. Sukirman, M.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menghidupkan suasana islami di dalam rumah tangga.
“Jadikanlah membaca Al-Qur’an sebagai sebuah kebutuhan. Rumah yang jarang dilantunkan ayat suci Al-Qur’an akan terasa hampa dan sunyi bagaikan kuburan,” puji KH. Sukirman di hadapan para jamaah.
Suasana semakin semarak ketika penceramah berinteraksi langsung dengan jamaah diiringi lantunan shalawat dari grup hadroh. Menutup ceramahnya,
beliau menyampaikan pesan kedamaian dan toleransi beragama sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surah Al-Kafirun ayat 6: “Lakum diinukum waliyadiin” (Untukmu agamamu, dan untukku agamaku), serta pentingnya mempererat kasih sayang antar sesama muslim.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kemudian ditutup secara resmi dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Sukirman, M.Pd.I.














